aku takut dikalahkan oleh kenangan
aku takut bahwa seumur hidupku aku hanya pura-pura bahagia
aku merasa sangat beruntung sekarang,
tapi apakah keberuntungan yang aku butuhkan sekarang?
lalu mengapa aku masih merindukan sesuatu yang pernah mengisi hariku dulu
dan apa itu sesuatu, yang kurindukan
aku merasa ada yang hilang, tanpa tau apa yang telah kutemukan
aku merasa menemukan, tanpa tau apa yang kucari
dan aku seperti masih mencari, tanpa tau apa yang sudah hilang
manusia memiliki mimpi
ada yang mengejar dan mewujudkannya
ada yang mundur dan membuangnya
ada juga yang diam dan menyimpannya seumur hidupnya
dan mungkin aku akan menjadi manusia yang ketiga itu
i want to be happy, i feel happy,
- i feel like i'm happy -
25oct ~ ode for my afternoon's prayer, i want to be happy with you mr.dragon :)
whoever you are
bolehkah aku tidak percaya pada bintang jatuh?
this post is ode for me, my friend item, and my friend inem
(nama disamarkan)
(nama disamarkan)
first, si item. sekitar sebulan yang lalu dia nolak ajakan temennya untuk pergi bareng ke pensi yang masih lama banget. the boy is good-looking, baik, and such a proper date mungkin bagi si item. tapi maybe it was too strange for her, cowok itu teman baiknya, dan juga mantan teman baiknya.
but soon, si item merasa nyesel banget. and then she tought, and she might had a crush on the boy. tapi sakitnya, seems the boy is having another girl on his mind. and umm maaf.. this new girl is just not good! dan si item pun bagaikan lagu ost nya kambing jantan: Pilu "sering sekali dalam mimpiku kau hadir bersamanya, tetes air mata genangi kemarau hati bila ku ingat dia.." ah lebai haha. but wait, bukan tetes air mata, mungkin lebih tepatnya anger haha.
and now is H-seminggu from the pensi, and sadly she hasn't got any date yet. hmm and i always wish for you, go find your boy :) haha.
second, inem. well nggak terlalu tragis sih, tapi sakit juga hmm.
she got an ex-gebetan? (gue sendiri bingung waktu dia cerita). dan sepertinya dia masih ada rasa with the boy (beda sama boy nya item lho!). one night the boy ngajak dia chat, and bam! he said he's gonna go to Jerman soon. dan dia sangat pingiiin ketemu with the boy for the last time before he take off. ah be strong girl ;)
third, me? ya emang niatnya curhat dadakan haha, si item sama inem figuran aja :P
ah where to start.. oke, i'm kinda in this open-relationship with the boy (beda lagi sama boy nya item or inem). kita udah deket banget, tiap weekend aku jalan sama dia, he phoned me most of the night. haha sweet :P
dan dia pun (rencananya) menjadi my date on pensi yang sama dengan si item tadi. aku udah bilang sejak sebulanan yang lalu, dan dia pun udah janji bakal dateng.
skip bentar, kemarin aku stay up late buat liat bintang jatuh. very beautiful! mbatin, harusnya saat kaya gini ada cowok disamping gue jadi seru deh haha mimpi aja aku. and then i saw one falling star. ikut-ikutan mitos, aku berharap pada bintang jatuh itu. 'and if could be with you boy..' . after that gue tersenyum, trus go to bed.
dan siang ini, bam! bad day hmm. dia sms gue, 'sori kayaknya gue gabisa dateng ke pensinya deh' krik krik. dan lebainya aku, aku nangis di kelas bahasa inggris, cuma buat nangisin cowok yang bakal pergi cuma 2 hari.
sekarang bolehkah kalo gue ga percaya sama falling star?
kenapa sih emang, kan masih ada hari lain aku bisa ketemu sama dia selain di pensi itu. ah tapi tapi tapi tapi tapiiii .. this is special! for some reason..
masih dalam keadaan patah hati (ceileh) + BT garap tugas karya tulis grr, jam 1 AM dia online YM and he started the conversation..
boy : lho blm tdr
me : blm
boy : ngapain?
me : doing nothing
boy : lo kenapa? tumben dieman
me : gpp
*diem bentar*
boy : hm bentar ya sayang
wew dia panggil aku sayang! haha, i know itu biasa aja. tapi kaget aja dia ngomong gitu ke aku, somehow aku melayang haha.
and then my phone rang dengan ringtone yang nggak enak banget suaranya (serius), tapi setelah diangkat.. gosh it was the boy. dia minta maaf, dia jelasin kenapa dia ga bisa tepatin janjinya. dia ada pelatihan yang wajib diikutin sama seluruh murid di fakultas dia. hmm i can do nothing, yeah of course itu lebih penting daripada cuma have fun. mau maksa juga ga enak.
aku pengen nangis lagi, but every words he said is like a drug to me, comfort me. haha.
dan setengah jam setelahnya kita ngomong biasa, lepas dari masalah tadi. jam 2 AM and we closed our conversation.
goodnights :)
at LA LIGHT 3D concert : Sang Mantan by Nidji
17 oktober 2009, i watched this cool live music concert : LA LIGHT 3D Concert
sampe sana udah telat banyak, tiketpun nyalo gara2 sold out :P
when i got there, Nidji was playing ending of a song, kemudian dilanjutkan dengan lagu Sang Mantan.
prolog dari lagu itu by the vocalist(kalo ga salah, lupa2 dikit) :
- siapa yang dateng kesini jomblo?
[ aku ]
- siapa yang pernah bermantan?
[ aku ]
- siapa yang pernah disakiti mantannya?
[ hmm maybe, one of them at least ]
- ayo sekarang pada kontak mantan2nya, say hello
[ i'd like to do it, but.. ]
- karena lagu ini adalah untuk kalian yang punya kenangan dengan mantan kalian
[ oh yes :) ]
and he started to sing, accoustic at the first and then slow rockin' . bagus!
Dulu aku kau puja
Dulu aku kau sayang
Dulu aku sang juara
Yang slalu engkau cinta
Kini roda telah berputar
Kini aku kau hina
Kini aku kau buang
Jauh dari hidupmu
Kini aku sengsara
Roda memang telah berputar
Mana janji manismu
Mencintaiku sampai mati
Kini engkau pun pergi
Saat ku terpuruk sendiri
Akulah sang mantan
Akulah sang mantan
Sakit teriris sepi
Ketika cinta telah pergi
Akulah sang mantan
Akulah sang mantan
Mana janji manismu
Setia sampai aku mati
Kini engkau pun pergi
Saat ku jatuh dan sendiri
Dulu aku kau sayang
Dulu aku sang juara
Yang slalu engkau cinta
Kini roda telah berputar
Kini aku kau hina
Kini aku kau buang
Jauh dari hidupmu
Kini aku sengsara
Roda memang telah berputar
Mana janji manismu
Mencintaiku sampai mati
Kini engkau pun pergi
Saat ku terpuruk sendiri
Akulah sang mantan
Akulah sang mantan
Sakit teriris sepi
Ketika cinta telah pergi
Akulah sang mantan
Akulah sang mantan
Mana janji manismu
Setia sampai aku mati
Kini engkau pun pergi
Saat ku jatuh dan sendiri
Mana janji janjimu
Subscribe to:
Posts (Atom)