nulis apa ya

consciously, i would protect this post using password. but apparently the feature is just not available anymore. so anyone who get it and unpleasant with this post, i'm genuinely sorry.

iya nulis apa ya. gatau mau nulis apa. ini sudah hampir minggu kedua saya tinggal di jakarta. jakarta is beautiful, as always. with its gorgeous skyscrapers, its people, and memories its made. macet memang, tapi jakarta memang begitu, saya tidak keberatan dan saya menikmati sore hari berdesak-desakan di bus trans jakarta. jakarta memang banyak debu, tapi jakarta tidak panas, menurut saya. setidaknya, saya tidak pernah mendapati jakarta panas.

jakarta memang begitu, itu kenapa saya suka di jakarta. saya suka pergi ke jakarta, saya hanya tidak suka kepulangan dari jakarta. seperti semua yang di jakarta hancur dan membuatmu berharap kamu tidak pernah datang ke jakarta. itulah mengapa saya pernah bercerita untuk mempersiapkan hati sebelum datang ke jakarta.

dan hey, saya benar-benar mempersiapkan hati sebelum datang kesini. saya menangis saat pesawat take off dan melihat kota semarang dari atas, berharap semuanya jalan tuhan dan ini perjalanan yang indah. 

satu hari setelah di jakarta, saya bertemu kamu, di jakarta, di sofa itu, di pemandangan yang kamu tak berani lihat dari jendela itu. satu minggu berjalan, everything's just as beautiful as everytime we were here. 

kemudian, beberapa hal menjadi rumit, even tho it's like bitter sweet. dan di hari ke 13, jakarta just got really superb. yes, you and jakarta, just beyond superb. 




dan baru beberapa jam di hari ke 14, saya menuliskan "Goodnight, pecer."; di jakarta, di pelukanmu.

gelap

"aku akan tetap cinta walaupun kamu makin gendut sampe gendut banget nget nget nget"

"aku akan tetap cinta walaupun kamu makin gelap sampe nggak keliatan"
080214