kecakapan antar personal

kalo kamu datang ke halaman ini hasil googling kata-kata dalam judul, segera close saja. ini bukan yang kamu cari. ini isinya cuma curhatan nggak sehat.

jadi kemarin hari jumat adalah pertama kali aku menghadiri kuliah judulnya kecakapan antar personal. aku datang terlambat. pelajaran udah dimulai. di tembok terpampang slideshow power point, ada gambar seorang kakek-kakek sedang menuntun sepeda. kemudian pak dosen menyuruh kami mendeskripsikan dengan satu kata untuk mewakili gambar tersebut. ada yang menulis tua, kasihan, lapar, dan sebagainya. kemudian pak dosen membuka slide selanjutnya. dengan halaman berisikan foto kakek tadi dan ada quote nya "saya ini sudah tua, gelandangan, dan tidak punya keahlian lain selain mencangkul. mengapa tidak ada yang bisa mengerti keadaan saya?" -kakek di foto

kemudian pak dosen menyuruh kami menyebutkan alasan bagaimana bisa tidak ada yang bisa mengerti keadaan kakek itu tadi. ada beberapa yang menjawab, intinya satu, kita tidak peka. aku sendiri menjawab because we judge the book by its cover. ya memang agak gak nyambung kelihatannya, tapi nyambung, dikit.

kemudian pak dosen menanyakan kami, apa yang harus kakek itu lakukan agar orang-orang bisa mengerti keadaannya. jawabannya, mengeluh.

aku kuliah di jurusan teknik informatika. komputer-komputeran. pelajaran macam ini, selama pelajaran aku dan cewek-cewek hore juga sering nyrempet-nyrempetin kata-kata yang ada di kuliah itu menjadi kata-kata galau nggak sehat gitu. terlebih-lebih, pelajaran ini mengajarkan kita untuk mengeluhlah! 

aku ingat, ketika ulang tahun dulu, aku dibuat tidak boleh mengeluh lagi, aku juga berharap untuk tidak perlu mengeluh lagi di lilin ulang tahunku yang berbentuk angka sembilan belas itu. sejak itu aku tidak sesering dulu untuk mengeluh, aku rasa. justru pada hal-hal sepele aku masih sering 'keceplosan' mengeluh. pada hal-hal yang lebih berat, justru malah teringat, oya tidak boleh mengeluh, tidak boleh mengeluh. 

kemudian aku teringat salah satu quote buatanku di draft di blog ini yang aku tidak pernah berani mengepost nya karena ini berisi keluhan. aku tulis ini pada suatu masa tidak lama-lama ini saat sedang sedih berat. iya sedih, bukan sekedar galau.
"kamu harus tahu, tapi aku nggak mau kasih tau"

dan ada PR untuk kuliah ini dikumpulkan minggu depan. yaitu untuk mencari kalimat ekspresi dan menjelaskan apa maksutnya. jadi semacam kita menganalisis tagline di truk-truk atau angkot ndes. ada beberapa tagline favorit kami cewek-cewek hore : aku ngene mergo kowe, kecewa lagi, dan yang paling favorit : rewel, pegat!

nah kalo disuruh menjabarkan nih tentang rewel, pegat. ehem, menurut teori wanita-wanita kece hore, rewel itu karena jatuh cinta. tak bilangin, aku ki rewelan. kalo aku rewel tolong jangan dipegat, soalnya artinya aku lagi jatuh cinta sama kamu. dan kalo aku rewel mulu, artinya aku selalu jatuh cinta sama kamu. tolong jangan dipegat. 


dan kuulangi lagi, aku ki rewelan. btw, kgn.

dat smile

hey :), hey :)
parenthood 04x07 - together

kupu-kupu mati

hari ini aku lihat kupu-kupu mati di dekat ruangan himpunanku. sayapnya terbuka dua, warnanya coklat. jadi semacam yang banyak beredar di tumblr gitu. kemudian aku tanya bayu apa artinya jika melihat kupu-kupu mati. kata bayu ya sama aja, akan kedatangan seseorang. terus aku suwung dan merenung, dan sadar. bahwa kupu-kupu ku yang waktu itu,  yang aku punya di awal semester empat, sudah mati.

oh ternyata semester empat baru satu minggu lho, aku kira sudah sebulanan. waktu berjalan lambat rasanya, entah aku inginnya gimana.