kenapa yang mengasyikan selalu salah?

yes i've said it all there, it's a fact. beberapa hari yang lalu, gue masang status ini di facebook. well walaupun gak semua, tapi kebanyakan gitu kan?
oke let's review, contohnya: makan mie itu gak sehat, tapi enak! mencontek itu salah, tapi super duper membantu. cabut mapel itu salah kata guru dan mereka yang rajin -_-, tapi buat gue menyenangkan. and many more deh.
tapi ada juga yang bilang, mengasyikannya itu cuma sesaat aja. for example, katanya makan mie kebanyakan bikin mandul, nyontek bikin bodoh, selingkuh ntar ketauan terus diputusin (eaa ini cerita temen gw ya bukan gw sendiri, dan jujur gw tertawa ngeliat temen gw ini, hehe sori), smoking bikin cepet mati, freesex ntar harus tanggung jawab, cabut kelas bikin gak mudeng pelajaran.
and then afterall, one of the purpose kita hidup adalah mengumpulkan pahala dengan berbuat yang baik dan benar right? sementara kalo menurut gue, hidup itu mencari kesenangan. nah tinggal lo percaya sama tuhan apa enggak.
in the other hand, adakah yang benar dan mengasyikan? gue rasa banyak, tapi setelah gue review lagi nggak ada yang everlasting. berbuat baik itu benar, dan mungkin mengasyikan, tapi pasti ada effort yang harus kita lakukan.
well, nothing is perfect.

and the most fatal example, LOVING. yeah daritadi gue bertele-tele itu tujuannya cuma mau nekanin ini -__-" .

loving, usually terkait dengan pacaran. nah apakah pacaran itu legal dan benar? dan apakah pacaran itu mengasyikan? here gue jawab secara jujur, pacaran itu pokoknya asik, but notabene dengan orang yang tepat ya. tapi kembali lagi ke statement awal, nothing everlasting mengasyikan. sometime ada fight yg bikin bete gimana gitu, and finally it comes to tragedi pemutusan yang seringnya suram. alhamdulilah tragedi itu buat gue gak pernah suram :}

nah what about mereka yang loving, tapi gak mampu memiliki the loved one? yes loving part is real fun, but in the other hand kata-kata 'cinta gak harus memiliki' is very iritating. dan ini akan berujung dengan statement 'yang penting dia bahagia'. sedikit off the topic, this is what the badmood ex sedang gencar-gencarnya dia perjuangkan untuk pegang prinsip ini, and for that gue ikut terimplikasi, gue juga harus rela dia sekarang mau loving who yang penting dia bahagia, and i think it went well hehehh.

next, mencintai orang yang salah. it feels so right, it feels so wrong.
dan yang lagi gue rasain sekarang, mungkin bukan cinta, just a lil crush. man, it's so damned fun, but gue tau this is a big mistake. i've trapped of his game, the i started a revenge game and he've trapped, and that's make me just a stupid LUSTY PLAYER.
so fun, so wrong.

*nb: maaf kalo gak nyambung lagi and pointless, as always! :P

No comments:

Post a Comment