-krisna adityawan-
hari-hariku kuhabiskan untuk mencari bintang jatuh.
berharap ia hanya ilusi.
sialan, ia teronggok di hadapanku.
terpaksa aku ambil. atau tidak? atau kutinggal? atau kubuang saja? tahu dari mana ia untukku? jangan-jangan hanya menggodaku.
sialan, ia bersinar di tanganku.
kubawa saja, siapa tau bisa menerangi kamarku.
kalau untuk menerangi hatiku?
kuletakkan dalam hatiku
mingguku kuhabiskan merawat bintang.
merasakan ia menghangatkan hatiku.
cahayanya makin memerah. ia berubah.
sialan, ia membakar hatiku
panas, sakit, pedih, perih
kucoba menahan.
sialan, ia terbang menjauh.
ku menengadah, menunjuk langit.
berharap menemukan bintang lain.
sialan, bintang jatuh lagi.
apa kali ini ia untukku?
hari-hariku kuhabiskan untuk mencari bintang jatuh.
berharap ia hanya ilusi.
sialan, ia teronggok di hadapanku.
terpaksa aku ambil. atau tidak? atau kutinggal? atau kubuang saja? tahu dari mana ia untukku? jangan-jangan hanya menggodaku.
sialan, ia bersinar di tanganku.
kubawa saja, siapa tau bisa menerangi kamarku.
kalau untuk menerangi hatiku?
kuletakkan dalam hatiku
mingguku kuhabiskan merawat bintang.
merasakan ia menghangatkan hatiku.
cahayanya makin memerah. ia berubah.
sialan, ia membakar hatiku
panas, sakit, pedih, perih
kucoba menahan.
sialan, ia terbang menjauh.
ku menengadah, menunjuk langit.
berharap menemukan bintang lain.
sialan, bintang jatuh lagi.
apa kali ini ia untukku?
No comments:
Post a Comment