oya aku tau kalo buku ini hilang gara-gara pada suatu malam teman baru (sudah temenan belum ya?) dari makassar yang belum pernah bertemu mengepost ini:
kepo saja di http://nunucumi.tumblr.com
dan ini:
iya nuu, jangan ragu untuk menunggu *eh
waaaah seketika aku iri. oya itu namanya nunu, temannya maghfir dari makasar. aku belum pernah ketemu sama dia ngobrol pun tidak, tapi aku tau suaranya nyanyi bagus hahaha. sepertinya dia gemar membaca buku apalagi yang berbau sastra banget, eya sok kenal banget kan.
aku juga begitu jaman SMA, apalagi ada rian yang sering menemani pergi ke toko buku dan suka pinjam buku yang aku beli segera setelah aku selesai membacanya. mungkin buku negeri para peri ku juga ada di dia, tapi aku belum sempat menanyakan. tapi nampaknya kuliah ini tidak ada waktu untuk membaca buku tebal seperti dulu.
dari dulu aku tidak pernah suka membaca novel. aku cuma suka membaca buku antologi, seperti buku negeri para peri itu. malam ketika nunu ngepost yang itu tadi, aku jadi ingat koleksi buku-bukuku yang ditaruh di lemari kayu kecil, karena memang tidak banyak. dan aku menemukan buku ini, masih berplastik rapi belum dibuka:
"kamu mau bunuh diri?" "ya, asal tidak hujan..."
aku lupa kapan aku beli buku itu. kenapa juga aku beli buku itu, mungkin karena tagline nya, enta juga. nah waktu itu aku menemukan banyak buku antalogi ku, tapi satu yang paling kucari adalah negeri para peri itu tapi tidak ada huks. tapi buku antalogi favorit kedua ku ada di situ, curhat setan karya fahd djibran.
karena berdosa membuatmu selalu bertanya
bukunya sudah lecek sekali. sedari beli pun begitu. bagian dalam bukunya sudah kuning, malah unyuk ya haha. aku lupa ini dari SMA kelas berapa. soalnya buku ini dari mantan pacar yang ketika memberi buku aku ini malah sudah menjadi sahabat baik saya. waktu itu, buku ini sudah tidak ada di toko-toko buku. dia membeli buku ini second, dari internet.
diantara buku-buku itu saya paling surprise menemukan buku rectoverso nya dee yang cetakan lama yang warna hijau. aku ingat tidak pernah membeli buku ini. waktu film rectoverso beredar, aku mencari buku ini ke toko buku, tapi yang buku hijau sudah tidak ada dimana-mana. sekarang yang dijual adalah cetakan barunya yang berwarna putih lalu tidak jadi beli. sepertinya ini punya rafi, sahabat juga waktu SMA. aku ingat pernah meminjam buku ini, tapi masa' iya belum dibalikin hahaha maaf ya, buat aku ya raf hahaha.
aku juga menemukan ini, sebuah novel.
SUATU SAAT, cinta iu pernah ada. Dan aku melihatnya pergi tanpa semat kucegah sama sekali. -cover belakang
Novel here, after ini mungkin satu-satunya novel yang pernah aku selesaikan. ceritanya bagus. dan menggunakan banyak sudut pandang, jadi seru, mungkin karena ini aku bisa membacanya. masih ada gak ya di toko buku? kalo masih you should definitely read this. di dalamnya juga ada puisi bagus
we once agreed that it was love
although you and me are nothing the same
you always shine on me like the stars above
together, we give love a brand new name
but now we have yo go back into reality
and end these beautiful tracks of symphony
suddenly the name of love changed to me
it becomes a depressing infatuation about
a never ending agony
-intan's poem for ollie, dalam buku Here, after
hmm itu saja buku yang aku masih ingat sejarahnya. sejarahnya di saya maksutnya, but i mean, who cares right. anyway, aku menyayangkan sekarang tidak sempat lagi membaca buku cerita dengan niat. buku-buku baru yang aku beli ketika kuliah ini tidak ada yang katam aku baca seperti kukila, madre, dan.... ah aku tidak ingat, berarti kayaknya saya cuma membeli itu.
dan oh, buku dear you karya moammar emka yang dikasih maghfir saat ulang tahun ke sembilan belas baru saja kuselesaikan lho, selama ini. dulu ketika dikasih aku girang sekali dan aku langsung baca sampai bab enam. saya jatuh cinta sama bab enam. ketika ada waktu dan teringat buku itu, aku cuma baca bab enam berulang-ulang.
dan lucunya aku selesaikan buku ini di acara penjaringan mahasiswa baru seminggu yang lalu. di tengah ramainya dan berisiknya orang mondar mandir. aku sudah tahu akan bosan cuma jaga stand di acara itu, so i grab a book before i go, i don't know why i took this book, even i know it's not gonna be a suitable place to read this such of book. akhirnya aku tetap baca, sampai selesai. sampai bab dua belas, judulnya gerimis di bulan januari. ah, bulan januari, masa-masa indah.
diambil tanggal 3 november 2012, di mobil saat hujan deras ketika menunggu teman
oh ya, link paling atas tadi itu salah satu cerita dari negeri para peri yang pernah aku tulis disini. and turned out you can download the book here http://aviantiarmand.wordpress.com/2013/02/24/buku-negeri-para-peri/ since she's not going to make second copy. read it when you got chance. well i hope i got.
yuk, membaca lagi ;)






Hai Oxa, saya pernah membaca kalimat "sebab bukan tanpa rencana kita dipertemukan", yaa mungkin menemukan postingan ini salah satunya ;)
ReplyDeletebacaanmu bagus, yang 'dan hujan pun berhenti' saja saya belum punya hihi. dan, mengenai khatam-khataman, sebenarnya saya juga belum menamatkan kukila loh :))
oh ya, saya juga pernah membaca kata pengantar dari sebuah buku yang katanya "jika menulis sama dengan memeluk dan membacanya sama dengan membalas pelukan, alangkah banyak pelukan yg saling menghangatkan". Selamat membaca lagi ;;)
** ehm, suara saya tak sebagus itu :D