sialan, bintang jatuh lagi

sialan, bintang jatuh lagi
-krisna adityawan-

hari-hariku kuhabiskan untuk mencari bintang jatuh.
berharap ia hanya ilusi.

sialan, ia teronggok di hadapanku.

terpaksa aku ambil. atau tidak? atau kutinggal? atau kubuang saja? tahu dari mana ia untukku? jangan-jangan hanya menggodaku.

sialan, ia bersinar di tanganku.
kubawa saja, siapa tau bisa menerangi kamarku.
kalau untuk menerangi hatiku?

kuletakkan dalam hatiku

mingguku kuhabiskan merawat bintang.
merasakan ia menghangatkan hatiku.
cahayanya makin memerah. ia berubah.

sialan, ia membakar hatiku
panas, sakit, pedih, perih
kucoba menahan.

sialan, ia terbang menjauh.
ku menengadah, menunjuk langit.
berharap menemukan bintang lain.

sialan, bintang jatuh lagi.
apa kali ini ia untukku?

dada gue rasanya aneh?

hello there, seharusnya saat ini saya sedang di depan PC memikirkan buat lomba desain besok. kali ini beda, gue maju individu, lawan badmood ex dan si kucing, yeah tanpa bisa share idea. buat gue: MAMPUS!
tapi di sinilah gue tiduran, nulis. bener-bener gak ada ide, dan sedang dilanda suwungism.

started from after school, gue ada techmeet di tempat gue lomba, sebelum itu aja gue udah gak karuan takutnya gara-gara belum punya konsep apa-apa. dan kemudian to make it worse, si jagoan sms. err.. sms yang tidak mengenakkan. setan nambah-nambahin pikiran aja ni orang, sampe tadi sempet setelah gue bales smsnya dia gue pukulin tu hape ke meja (oke ini lebai) -,- jadi ceritanya, ada temen sekelas yang berasumsi beda tentang hubungan kami.

terus gue cerita ke kucing, a plain curhat. nylekit memang, tapi bikin gue lumayan sadar.
he said: "nah kan kamu ngulangin kaya dulu lagi, kaya si boyo"
and guess what spontan gue jawab: "gak ian, this one is so SPECIAL!"
yes you are too special. dari tadi waktu gue cari ide, selalu gak bisa fokus. pikiran gue, kejadian ini bakal bikin kamu berubah, menjauh, dan mungkin kembali ke saling gak kenal. ya walaupun itu demi kebaikan kamu, i should have understood. tapi gue gak siap, kalo gue harus koar-koar teriak kesakitan kaya waktu gue kehilangan sahabat terbaik gue the badmood ex. waktu aku bilang leaving you might not be that easy (mungkin atau pastinya kamu udah lupa) i really meant it. dan sepertinya malam ini bisa jadi prefase nya, dada gue rasanya aneh, berasa kaya dulu itu. bahkan sempet tadi gue nangis.
aku janji telepon dia malem ini, dan pas udah tiba waktunya gue ngulur, cuma 5 menit! then i called him, gak diangkat. biasanya kalo sekali gak diangkat udah gue berhenti, gue gak mau ganggu. tapi malam ini, sumpah gak nahan, gue butuh banget someone buat easy conversation dan berharap bisa nenangin gue. just it. dan after many calls, gue nangis dengan jiwa suram bahwa gue besok bakal gagal, gue gak bisa tenang, dengan kamu gak ngangkat telponku gak ada yang ngehibur aku dan boost my mood malam ini, aku takut kamu berubah, aku takut besok!

lebai banget ya? maklum deh, biasa, gue. tapi beneran galau banget gue malem ini hh.
jadi malam ini gue merasakan semua ketakutan gue, menyesal, sayang, and bit of pain.
dan gue menjadi tidak lebih peduli dengan asumsi orang, i urgently need writing buat ngeluarin unek-unek ini.

besok pagi, senyum ya jagoan?
selalu maaf dan terimakasih.

may you live all the days of your life

Selamat pagi, I mean it, sangat pagi. Tertanda jam 0.36, 14 April 2010. Ada lingkaran merah di kalenderku, err.. enggak sih lebai aja, okay ada notification di facebook, it’s your birthday, MOM. Happy belated birthday.

you would never get too old (well actually you did), anyway just ignore the brackets one. Well yea but inside every older person is a younger person wondering what happened, right? Wisdom doesn't necessarily come with age. Sometimes age just shows up all by itself.

Ulang tahunku kemarin aku sempet bilang gak papa kan if there’s no present, yea because I have nothing to give back to you. Well, you give me everything just by breathing. And when you said the best present would be my ability to brag-my-self-of-capability-which-i-really-have, there, tulisan ini dan gambar dibawah jadi kadomu (I know I’m damn good at it right =D), enjoy your disappointment, sorry -,-
Anyway I’m still thinking that it could cause a descent menye-menye dari tulisan ini, haha.
And you can brag it to your friends, apa iya ada anak-anak mereka yang ngasih kado kaya gini? haha it would be unique, istimewaaa.

Oke sebenernya ini cuma ngeles karena I was too selfish and lazy to get out there and buy present (note: I won’t change just because of this :|). I would give you a birthday cake and stuff, but I thought it would hurt you because you know you are getting old when the candles cost more than the cake (get it? Haha percayalah ini lucu dikalangan koloni ku).

And in the end, it's not the years in your life that count. It's the life in your years. Happy birthday, heart you so much, xx.


And oh, remember. The secret of staying young is to live honestly, eat slowly, and lie about your age. Haha nice one, heh? =P