tak ada yang lebih tepat berada di sini selain kamu

Dinding itu meretak dan berlumut. Sungai-sungai tak lagi gemuruh. Mendangkal, jadi genangan-genangan pekat berbau. Akar pohon menjulur menelusur makin jauh ke tanah. Alamanda di halaman itu saling mengulangi diri sendiri. Aku mengeriput dan jadi tua.


Waktu, lokomotif besar yang menarik segalanya itu, tidak meninggalkan sesuatu atau seorang pun. Tak ada yang tetap. Tak ada yang pernah siap.


Tapi aku mau kamu mengingat kita, dalam setiap detik yang berubah. Dalam setiap pagi yang selalu kuawali dengan mengucap namamu. Aku mencintaimu. Dan bersyukur bahwa kamu akhirnya datang juga. Hampir terlambat.


Aku harus mengerti perih, agar bahagia kita bisa kekal. Kamu telah mati, cintaku. Tapi aku bahagia pernah menyentuhmu. Darah dan daging. Bukan cuma mimpi dan imaji. Maka di setiap tikungan kali, kau akan dapatkan aku menyanyi. Tidak, aku tak kan ucapkan selamat tinggal itu.


Aku akan mencarimu, sampai kau hilang lagi.


- dikutip dari "Tak Ada yang Lebih Tepat Berada di Sini Selain Kamu" oleh Avianti Armand dalam buku "Negeri Para Peri"


---------------------------------------------------------------------
" aku akan mencarimu, 
sampai kau hilang lagi " 
yo bener , kamu udah tak cari tak tunggu sampai ketemu, sekarang kamu udah hilang lagi, so uh.. byee ~

No comments:

Post a Comment