ada hal yang memang tidak perlu dibagi...
rasa sakit, kekecewaan, dan kesedihan adalah contoh beberapa hal yang tidak untuk dibagi dan memang seharusnya tidak dibagi...
apakah empati dari orang yang ada disekitar kita akan cukup mengobati rasa sakit? menghapus kekecewaan? dan menggati kesedihan dengan tawa??
yah, mungkin itu meringankan....hanya meringankan...
selanjutnya beban akan tetap dibawa.
lalu sampai mana harus dibawa??
apakah benar, bahwa orang yang ada disekitar kita akan meringankan bebas kita??
aku adalah sebagian kecil dari hidup yang bertahan dengan kesedihan....
bertahan bukan berarti menikmati...
bertahan bukan berarti, bisa malalui keadaan...
bertahan berarti, mencoba menahan...
aku tetap aku yang tidak akan berubah karena hidup bertahan...
aku tetap aku,sebagai manusia yang sempurna, seutuhnya manusia...
yang punya rasa, punya amarah, membenci dan dibenci, menangis dan tertawa...
aku manusia yang utuh, utuh dengan segala kelebihan dan kekuranganku....
aku bukan kamu...
bukan dia...
aku hidup dari nafas yang ku hirup,
berdiri diatas tuas kaki,
melangkah yang akhirnya melelah,
tetap berpijak pada tanah yang terinjak,
berbayang dan tidak melayang...
aku sama seperti kalian,
yang membedakan adalah apa yang aku bawa
dan yang aku bawa akan membawaku pada keadaan yang membedakanku dengan mu...
jika kau lihat ini sama, lihat lah sebagai suatu hal yang sama makna...
aku tetap berdiri disudut pandangku, merasakan hal yang tak teraba, mendengarkan hal yang tak berbentuk, melihat hal yang tak nyata dan meyakini bahwa hal yang tak nyata bukan berarti tak ada...
aku sama seperti kalian, yang makan nasi dan minum air...
yang tulang ku dari kapur, yang akan datang waktu ku uzur...
yang dagingku dimakan ulat, yang tubuhku bersatu dengan liang lahat...
jawaban atas kelelahan dengan keadaan...
aku akan tetap disini...
menunggu, pelangi yang berujung di bumi....
- Seandainya Semudah Itu, karya Imam .
No comments:
Post a Comment