anyway kami sedang membahas kemana enaknya free time angkatan di jakarta. saya dan maghfir mendukung T, sedangkan depe mendukung K. T adalah tebet, tempat gang berisi distro-distro gaul. "di tebet kan bisa beli topi lagi! terus kalo udah ke tebet sekalian deh jalan ke kokas" kata maghfir, tapi kata depe agak rempong. and let's face it saya sama maghfir emang modus belanja dan depe bukan orang yang suka belanja. "tak kaplok kowe tuku topi neh hahaha. eh apa itu kokas?" jawabku. "kota kasablanka, anu tempat kita nongkrong di pohon kamboja dulu.." oh.. akhirnya saya dapat namanya, saya tidak pernah ingat nama tempatnya :v
sedangkan depe memilih K, yaitu kota lama. what's on kota lama? no shopping! that's why kita berdebat haha. akhirnya, saya dan depe taruhan. apakah bus kami ini bisa melewati depan loby hotel yang ada atap cukup rendahnya. depe bilang tidak bisa, aku bilang bisa karena waktu itu ada bis parkir di halaman parkir yang harus melewati atap itu. kalo aku menang, kita ke T. kalo depe menang, kita ke K.
ternyata memang tidak muat, ternyata bis kami itu besarnya nggak ketulungan gitu jadi tidak muat. maghfir yang memang tidak ikutan dengan taruhan ini karena belum pernah melihat hotelnya mengatai saya "astaga bodohmu, jelas tidak cukup, salah aku mempercayakan taruhan ini sama kamu.." setelah melihat atap yang ternyata pretty obvious terlalu rendah pake banget.
tapi pada saat makan malam, karena ada teknis segala macam, acara free time ini tidak jadi. akhirnya kami panitia membolehkan anak-anak buat pergi keluar terserah mau kemana masing-masing. aku dan ibu-ibu hore sudah mau pergi ke GI mau mencicipkan mereka magnum cafe. tapi karena cowok-cowok memutuskan untuk istirahat saja jadi tidak ada teman cowoknya.
depe dan kawan-kawannya mau pergi ke K. dan akhirnya kami ibu-ibu hore ngikut saja, daripada jalan di jakarta gak ada cowoknya. dan jadilah kami pergi ke K naik KRL, bertiga belas sak ndayak. sampai di K isinya tidak lain cuma alun-alun dengan bangunan tua di sekelilingnya. banyak penjual makanan juga, aku dan amal membeli es potong harganya 2 ribu, enak sekali.
ada juga semacam pasar tumpah tapi kecil dan tidak banyak penjual. ada yang jual kaos oleh-oleh gitu. harganya 20ribu dan yang bagusan dikit 35ribu. aku sudah mau beli yang 35ribu dan menyodorkan uang. tapi dimarahi teman-teman, kemudian diambil depe dan ditawarkan. dan ohmy, saya kasihan melihat bapak penjualnya memohon plis jangan diturunin lagi harganya, and depe is pretty hardcore nawarnya.
kemudian kami foto-foto tentu saja, cuma pake BB yang malam hari hasilnya kayak foto cuma pake kamera VGA. biarin alay, kan turis. tapi memang selama pergi-pergi ini berasa ada plat H nempel di pantat. anyways, tujuan post ini emang buat pamer foto, so here enjoy sampe kamu mulek:
foto di pintu perlintasan kereta api, sambil menunggu kereta lewat. saking alay-nya.
ical, citra, depe, ita, yeny, anggi
priska, amal, indi, oxa, sidiq, reza, ponpon
from singapore MRT to jakarta KRL #weijan #congkak
yayy ke K yay... yay..
ini es potong nya
di depan museum sejarah indonesia
eh ox kok gayanya peace mulu ye? tahun berapa noh.. jadi akhirnya kami jam 11 kurang kembali ke hotel. tapi karena terlalu malam, kereta udah abis. kemudian kami naik bajaj. and heyy impian aku dan maghfir buat nyetir bajaj udah lho ngahaha. cuma foto eksyen nyetir saja sih. sewaktu aku pamerin ke maghfir dia bilang "ini bukan nyetir, cuma foto. jalan sak nyuk pun enggak." dasar gak punya sense hih.
coret bucket list satu bisa nih
kemudian tidak lupa mampir minimarket dulu buat beli pop mie dan teh untuk cowok-cowok. sampai di hotel aku keliling dulu untuk absen anak-anak. kemudian ngruntel tidur sama ita dan amal. paginya, kami yang paling telat masuk bis gara-gara ketiduran. padahal udah abis sarapan, mandi, kelar packing, dan tinggal berangkat. kami bangun gara-gara diketok room boy "permisi, check out mba.."
so yeah sekali lagi explore jakarta yang gak kalah menyenangkan di K hahaha.














No comments:
Post a Comment