setelah pesawatnya mendarat, dia sms, dan berkata bahwa dia sepenerbangan dengan mas rasyed. mas rasyed ini kakak kelas kami yang ganteng, manis, dan jago desainnya dewa. aku balas smsnya dengan "waah terimakasih oleh-olehnya!" hahaha. sementara di ruang tunggu kedatangan saya sudah bertemu kakak kelas saya yang lain buat menjemput mas rasyed, dan ternyata dia naik motor.
akhirnya mereka keluar, maghfir yang pertama linglung kemudian nyengir shock melihat aku dan rambut baruku. aku salim ke dia, tapi lupa ke mas rasyed hiks #abaikan. aku melihat mas rasyed yang membawa koper gede. "emang mas bisa bawa koper gede gitu naik motor?" tanyaku. dia menjawab "wooo jangan salah, aku pro, dia nih yang butuh tumpangan ke tembalang" kata mas rasyed sambil menunjuk ke seorang cewek yang keluar dengan maghfir dan mas rasyed tadi, tapi aku tidak sadar sebelumnya.
"haii boleh numpang gak sampe tembalang, kos ku di sumurboto.." kata si cewek tadi. aku dan maghfir liat-liatan, tapi mau bagaimana lagi, akhirnya aku iyain. pertama kukira dia adek mas rasyed, tapi mas rasyed langsung meninggalkan kami begitu saja. "temannya mas rasyed?" tanyaku pada cewek itu. "bukan.. aku akuntasi 2012 kok.. eh kenalan dulu dong! namaku ......" oke aku lupa namanya haha cacat. oke panggil aja mbak serem ya mulai sekarang. "oh.. aku oxa (dengan pelafalan oksa)"
setelah salaman saya mengajak maghfir dan mbak serem ke mobil. aku tarik maghfir agar berjalan agak ke depan dari mbak serem. percakapan berikut ini dengan pelafalan gak santai:
oxa : maghfir itu siapa?
maghfir : nggak tau!
oxa : lah kukira tadi adiknya mas rasyed
maghfir : bukaan, kukira teman seangkatannya
oxa : lah bukan gitu kok! itu siapa?? kok kalian bisa kenal?
maghfir : aku enggak kenaaal!
oxa : haaaa jangan-jangan nanti di mobil kita ditodong pake pisau piye?!
maghfir : wah kita mati bareng dong, unyu.
oxa : ngg padahal aku lapar sekali maak
maghfir : sama sama!
oxa : yasudahlah antar dulu aja
setelah naik mobil dan saya jalan ke arah tembalang lewat tol dan kecepatan seratus lebih, niatnya biar cepet sampai biar mbak serem cepet turun. di jalan, aku dan maghfir ngobrol catch up tanpa menghiraukan si mbak serem. kemudian mbak serem berkata dari belakang "waaah maaf ya aku tau numpang gini. kalian pacaran kan ya? aduh maaf ya aku menganggu romantisme kalian" #dang
saya dan maghfir cuma pffft-pfft-an dan ketawa awkward. "huahaha sante kita emang gak pernahya romantis kok ha.. haa.. ha.. iya kan sayang? hua.. ha.. ha.." sambil tangan kiriku memukul kaki maghfir. "iya nga.. ha.. ha.." sambil tangan maghfir meraih kepalaku. oh, titik-titik itu menggambarkan ke-awkward-an
"asalnya dari mana?" tanyaku untuk mencairkan suasana. dia menjawab "aku dari medan. kalo okta asli semarang?" okta, pake t #doubledang. okta ini nama mantannya, anak libra oktober juga. maghfir pfft-nya makin keras, sementara aku masih berusaha menahan dan berusaha fokus ke jalan. oya mba okta, minal aidzin wal faidzin ye, salam damai 0:) *eh
"oh dari medan.. sudah bisa bahasa jawa belom?" lanjutku. "ya sedikit-sedikit" jawabnya. "ohh, maghfir ini juga dari makassar, ndak bisa bahasa jawa juga" kataku dengan maksut makake dia biar dia ikutan dalam percakapan ini pfft. "aku bisa yo!" kata maghfir setelah itu
"ohh kamu anak makassar? suku apa? suku bugis? aku mau nanya nih yaa, emang bener ya kalo orang bugis itu suka beli cewek?! soalnya mantan aku dulu anak makassar suku bugis, dia bilang gini aku: kamu aku lamar 50juta cukup nggak. iiiih aku langsung ilfeel sama dia ngga mau lagi aku sama dia." curhat mbak serem. serem kan.
"haha..ha.. tuh yang.. ntar kamu mau nglamar aku berapa juta? nga.. ha.. ha.." kataku, lagi-lagi dengan ketawa titik-titik menggambarkan awkward. padahal dalam hati saya cukup berkata satu kata "nda*mu." -____-
"jadi kalian tadi udah saling ngobrol di pesawat?" tanyaku. "engga kok engga.." jawab maghfir. "enggak kok.. tadi sebenernya aku udah nempel sama mbak yang berkerudung tadi, niatnya mau join taxi, eh ternyata kuliah di unnes, kan beda arah.." kata si mbak serem. highlight on tadi aku udah nempel sama mbak berkerudung. nempel? oh god super creep haa T.T
beberapa awkward moment kemudian, kami tau bahwa si mbak serem umurnya sudah 25 tahun. beberapa awkward moment setelah itu, kami sampai di kosan dia. maghfir membantu menurunkan kopernya, kami bersalaman, dan dia masuk kos. aku dan maghfir masuk ke mobil lagi. langsung sejenak kami menarik nafas "huft, we're still alive," kata maghfir. dia juga bertanya siapa nama cewek itu tadi, dan saat itupun aku sudah lupa.
kemudian akhirnya kami makan ke gombel, salah satu spot lihat bintang dari semarang atas, tempat terakhir kita makan berbuka puasa sebelum dia berangkat ke makassar. specialty nya disana lasagna nya yang nilainya sepuluh. dulu terakhir kesana, maghfir mencuri pesanan lasagna ku. tadi, lasagna nya habis. duh, kehidupan.
dia mukanya sedih mulu soalnya hapenya habis ilang. katanya dia suka sekali rambut baruku dan dengan congkak berkata i told you so. dia mengganti pesanan lemon tea nya jadi air mineral karena ingat pesan okta setelah makan daging jangan minum teh. dia membayar makan padahal mahal. dia tidak mau difoto padahal backgroundnya bagus lampu kota dari atas. dia pamer perutnya yang katanya sekarang sixpack di restoran, tapi tidak sempat membuktikan soalnya gilo :v. dia kasih oleh-oleh aku mie goreng sate. dia cerita abis putus gara-gara adik perempuannya. duhdek. oh and we toast in celebrating setahun saya jomblo hakhakhak.
setelah mengantar maghfir ke kosnya, aku kembali ke kontrakan hore buat naruh mobil. ternyata disana lagi rame cowok-cowok nge dota. kemudian aku cerita ke mereka tentang mbak serem dan mereka tertawa terbahak-bahak. "tu xaa, aku bilang apa, maghfir pulang bawa cewek to" kata sidiq. "itu tadi tu si anu nyamar" lanjutnya. si anu adalah salah satu fans nya dia yang aku benci.
so malam pertama semester lima sama maghfir cukup aneh dengan kehadiran mbak serem. anyway, if you by any chance, by every possible universe yang super sangar, kamu bisa menemukan tulisan ini, here's the thing: nama saya oxa, dibaca oksa, pake s, bukan t. biasanya saya memperkenalkan diri dengan oca biar tidak susah apalagi kalo butuh ditulis seperti saat memesan makanan. saya dan maghfir tadi cuma berteman, bahkan friendzoned #eyak. dan maaf sekali saya lupa namamu, dan menyebut kamu mbak serem. because seriously, you are creepy.. ha.. ha.. ha.. salam awkward!
No comments:
Post a Comment