ke festival kota lama

hari ini hari yang lambat, eh entah. malam minggu yang sepi yang jelas. karena walaupun saya berada di tembalang, tidak banyak teman yang ada di tembalang. mereka ada yang pergi naik gunung, ada yang pulang kampung, ada yang pergi kencan.

kemudian malam ini aku, anggi, amal, dan haris pergi ke festival kota lama yang lokasinya di kawasan kota lama semarang tentu saja khususnya daerah gereja blenduk. iya, gereja yang ada blendukannya. oh ya, nampaknya di bulan september ini setiap minggunya sedang ada festival di semarang. minggu pertama ada festival banjir kanal yang aku tulis dulu itu, minggu kedua kemaren ada festival jamu di gubernuran tapi aku tidak kesana.

festival kota lama ini saya rate bagus lah. rame banget, tapi terkontrol soalnya areanya juga luas. sesuai dengan tajuknya yaitu kota lama, disana ada bazaar barang-barang antik, alunan musik jaman mbien, jajanan pasar, dan makanan nggak moderen semacam mie jowo, sego ayam, lontong opor, dawet duren (tadi kehabisan hiks), dan lain-lain. oh dan ada jualan snack apa keripik apa biskuit ya ini termasuknya

krupuk spekkoek WAIKI

judulnya sih krupuk, tapi bentuknya nggak kayak kerupuk hahaha. krupuk spekkoek apa lagi lah itu saya juga ngga ngerti. kalo WAIKI, waiki itu ungkapan semarangan dari frase "wah, lha ini" semacam kalo cowok liat cewek cantik lewat maka si cowok akan berkata WAIKIII! dengan penekanan seperti itu. kayak kalo kamu nemu sesuatu yang cocok banget gitu. haha anyway, gara-gara namanya waiki itu aku beli, tapi enak banget lho ternyata.

konser tembang kenangan *perhatikan background-nya saja

oya ada juga panggung untuk konser temanya tembang kenangan gitu. tembang kenangan itu bukan dangdut atau keroncong (eh yo mbuh ding rapatio mudeng) tapi lagu jaman-jaman dulu yang mendayu-dayu gitu. dan kalo diperhatikan liriknya, biasanya liriknya dalem abis :v

disini kami harus menukar uang biasa dengan uang jaman dulu yaitu pecahan 1 rupiah, 2 setengah rupiah, 5 rupiah, dan 10 rupiah. jadi ya walaupun rempong, mayan deh dapet feel nya huahaha. tadi juga ada bapak-bapak berbaju veteran (atau veteran beneran) yang bisa diajak foto bareng tapi kami nggak karena lapar sekali.

dan kami sempet ketemu beberapa teman-teman kami yang lain. kami sempet challenge buat nipu orang macem ngasih uang kaget, tapi gak ada yang berani, but yea which is very stupid thing actually. dan kami juga mendengar percakapan dari orang-orang yang menarik

- bojomu ndi bojomu? (suamimu mana?)
- bojoku? mbuh wes lali aku! (suamiku? ngga tahu sudah lupa tuh!)
*percakapan dua tante-tante berjilbab

ah sudah nggak inget tadi nemu percakapan apa aja, pokoknya masih ada lagi yang batin-able tapi sudah lupa. ya begitulah malam minggunya sama teman-teman manis, ketawa-ketawa, menikmati festival kota semarang, menikmati kota lama. one of great night.

background gereja blenduk, sayang blendukannya warna gelap jadi nggak kelihatan.

No comments:

Post a Comment